Ya Rasulullah, mudah-mudahan engkau selalu menjadi teman di setiap saat-saatku. Karena setiap yang engkau temani perjalanannya akan tertutupi kehinaannya oleh kemuliaanmu, terselamatkan perjalanannya karena syafaatmu, terjaga batinnya oleh istiqamahmu yang luar biasa. Pinjami aku sebagian risalahmu sekaligus dampingi aku untuk bisa istiqamah menjalaninya.
Maafkan aku wahai mata bagi semua kecintaan terhadap ALLAH, karena sering kulalaikan hakmu untuk beroleh shalawat dariku dan dari seluruh makhluk ALLAH yang engkau kasihi semua.
Maafkan aku yang jarang memohonmu mendampingiku, walau aku tahu bahwa engkau berusaha menemani setiap langkahku meskipun dengan resiko mendapati aku cuek terhadapmu.
Maafkan aku yang seringkali terpelanting dari jalan yang engkau kabarkan kepada kami semua.
Namun, agar engkau tahu, setiap kali terjerembab dalam usaha menirumu, semakin aku ditunjukkan bahwa engkau memang pantas menyandang Nur Muhammad itu. Setiap kali itu pula aku dipahamkan bahwa kabar iman, islam dan ihsan yang engkau contohkan adalah jalan yang akan membawa kami semua ke dalam petunjuk dan ridha ilahi.
Maka, jangan pernah bosan menemani hatiku, wahai cahaya ALLAH yang menyinari seluruh semesta dengan keagunganmu. Sapalah hatiku selalu agar khilafku teringatkan, lalaiku tercerahkan, gelapku menjadi terang dan cintaku terarahkan.
Thala’al badru ‘alaina …

No comments yet
Pengumpan komentar untuk artikel ini